Wabup Agara Minta PPK BPJN Jangan Tidur dan Tutup Mata

KUTACANE.

Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Rumah Bandar dan Lawe Pakam jangan tidur dan tutup mata dalam menangani musibah banjir bandang di Agara.

Pasalnya dalam beberapa minggu ini hujan terus menguyur di lokasi banjir bandang Natam dan Lawe Menderung khususnya di titi jembatan Natam sering terjadi penyumbatan.

“Seharusnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rutin dan peduli, sebab apabila hujan dari gunung, banyak batu dan pepohonan yang turun melewati jembatan sehingga terjadi penyumbatan,” ujar Wabup Bukhari, Kamis (13/12).

Menurutnya, Desa Natam Baru, gorong-gorong jembatan terlalu kecil sehingga apabila hujan material banjir bandang itu cepat penuh dan dapat mengancam jembatan tersebut putus.

“Saya berharap agar dengan segera ditanggapi, dengan cara melakukan pengerokan, apabila tidak batu dan kayu yang tersumbat dapat menyebabkan banjir susulan, “kata Bukhari seraya menyebutkan agar mereka jangan hanya tidur dan menutup mata, dalam hal ini.

Sementara itu, ketika awak media mengkonfirmasi hal ini ke PPK Ruas Jalan Nasional Rumah Bundar dan Lawe Pakam melalui telepon seluler, tidak ada menjawab alias tidak mengangkat telpon

Seperti diketahui sepanjang 30 meter bahu dan badan jalan di lintasan jalan nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara persisnya Desa Natam Baru Dusun Lawe Menderung, Kecamatan Badar, Agara, amblas akibat diterjang banjir bandang yang terjadi pada Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 18.30 WIB yang lalu. (Aditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *