Tuntutan Tak Dipenuhi, Mahasiswa UGL Nginap di Gedung Dewan.

KUTACANE

Setelah tuntutan mahasiswa UGL tidak digubris sama sekali, akhirnya mereka tidur di lobby gedung DPRK Agara, Kamis malam (10/1).

Aksi ini sebagai bentuk rasa kekecewaan mereka yang dinilai terlalu lambat dalam penyelesaian masalah yang berlarut-larut hingga mereka harus menginap dengan fasilitas seadanya di lobby gedung DPRK.
Sangat disayangkan bila UGL sempat ditutup, pasalnya banyak mahasiswa yang berada di semester akhir dan akan diwisuda pada pertengahan tahun ini dipastikan terbengkalai.

Dengan melihat miskinnya perhatian pemerintah terhadap kampus tersebut bisa mengakibatkan hal yang sangat fatal terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut pengakuan Maulana Yusuf Suparjo selaku salah satu mahasiswa yang ikut menginap di lobby DPRK Agara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tidur ini adalah hal pertama kalinya, karena sebelumnya belum pernah ada aksi demo sampai segininya.

Para mahasiswa UGL hanya menuntut dua point penting yaitu diaktikannya kembali proses belajar mengajar di kampus dan reshuffel kembali yayasan. Mereka rela meninggalkan empuknya tempat tidur dirumah mereka demi memperjuangkan hak mereka. (ADITYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *