Oknum PD Kutacane Intervensi Kades Pembuatan RAB dan SPJ.

Foto : oknum PD Kecamatan, Pandi, yang dituding melakukan intervensi para Kades se-Kecamatan Darul Hasanah guna membuat dokumen RAB- & Spj Desa,

KUTACANE

Sungguh keterlaluan ulah oknum Pendamping Kecamatan (PD), initial Pandi, yang bertugas di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, sepihak melakukan intervensi para Kepala Desa (Kades) dalam pembuatan RAB dan SPJ Desa tahun 2019.

Pasalnya, sesuai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) PD Kecamatan tidak dibenarkan untuk terlibat apalagi mengintervensi para Kades dalam pembuatan dokumen RAB dan SPJ Desa (Rencana Anggaran Biaya dan Surat Pertanggung Jawaban), ditengarai kedua dokumen penting itu merupakan ranahnya para operator desa guna membuatnya.

Informasi dihimpun dari beberapa oknum Kades di Kecamatan Darul Hasanah, yang merasa keberatan dengan ulah oknum PD Kecaamatan itu, Pandi, kerap memomoki dan mengancam para Kades, dengan dalih akan menyulitkan proses pencairan Dana Desa jika para Kades enggan bekerja sama kepadanya dalam pembuatan RAB dan SPJ.

Salah seorang Operator Desa, initial IM, kepada awak media Rabu (15/5), membenarkan perihal itu. Menurutnya bahwa oknum PD Kecamatan itu, Pandi baru bertugas di Kecamatan Darul Hasanah, sejak awal tahun 2019 ini.

Sebelumnya, akui IM, kami selaku operator desa merasa pekerjaan kami bakal diambil alih oleh oknum PD kecamatan itu, karena sudah jelas dalam membuat RAB dan SPJ merupakan tugas kami, kok bisa-bisanya mau diambil alihnya, tuding IM.

Hal senada juga dikatakan Oknum Kades di Kecamatan Darul Hasanah, parahnya ulah oknum Pd Kecamatan ini dilakukannya secara terang-terangan, padahal setahu saya tidak ada haknya memaksa kami guna membuat RAB dan SPJ desa kepadanya.

Seperti diketahui, bahwa jasa pembuatan RAB dan SPJ desa memang ada anggarannya, sebut Oknum Kades itu, sedikitnya ada sekitar Rp 15 juta dana yang disiapkan oleh Desa untuk membuat kedua dokumen tersebut, mungkin hal ini lah yang menjadi motivasi Oknum PD Kecamatan, Pandi, untuk mengambil alih pembuatannya.

Terpisah ketika awak media mencoba mengkonfirmasi Oknum PD Kecamatan, Pandi, via selulernya belum lama ini, seakan mengelak seraya membantah ada mengintervensi para Kades se-darul hasanah untuk membuat RAB & SPJ Desa.

Kepada awak media, Pandi berdalih, bahwa dirinya hanya minta kepada para Kades tersebut agar diberdayakan.

” Kami cuma minta diberdayakan juga dalam pembuatan RAB dan SPJ, cuma itu yang saya katakan kepada Para Kades tersebut,” sebutnya seraya mengungkap bahwa jika terbukti saya ada membuat dokumen RAB dan SPJ saya bersedia diberhentikan dari pekerjaan sebagai PD Kecamatan, (Dika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *