Berjalan Lancar, Adil, Transparan dan Demokratis, Masyarakat Agara Diminta Terima Hasil Pemilu.

KUTACANE

Bupati Aceh Tenggara (Agara) Drs Raidin Pinim mengapresiasikan kepada seluruh masyarakat dan seluruh pihak yang telah berhasil menyukseskan penyelengaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Bumi Sepakat Segenap ini yang telah berlangsung transparan dan demokratis

Hal inilah yang diungkapkan Bupati Agara Drs Raidin Pinim kepada awak media, belum lama ini.

“Alhamdulillah, Pemilu dapat berjalan jujur, adil, transparan, aman dan kondusif di Agara, ini adalah kerjasama dengan tokoh dan masyarakat,” ujar Raidin

Bupati menyebutkan selama berlangsung rangkaian kegiatan Pemilu 2019 di Agara hingga rekapitulasi, penghitungan suara berjalan aman, tertib dan kondusif dengan pengamanan dari Polri dan TNI.

“Kesuksesan ini kita ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pihak keamanan khususnya Kepolisian, TNI, Kejaksaan serta seluruh elemen yang telah mengawasi dan mendukung serta memberikan keamanan bagi masyarakat menggunakan hak pilihnya.,” seru Raidin

Pada kesempatan itu, dirinya meminta masyarakat untuk menerima keputusan pleno KPU RI yang telah di tetapkan.

“KPU RI sudah selesai menggelar pleno perolehan suara untuk calon presiden dan wakil presiden yang mendapat suara terbanyak pada Selasa dini hari. Maka masyarakat harus menerima hasil pleno tersebut,” pintanya.

Ia menjelaskan, KPU RI lembaga yang berwenang untuk menyelenggarakan pemilu dan yang berhak memutuskan hasil pemilu. Maka sebagai rakyat harus menerima apapun hasil dari keputusan KPU RI.IMG_20190526_205434(Foto : Kapolres Agara : AKBP. Rahmad Har Deni Yanto Eko Saputro, SIK. )

“Mari sama-sama kita tunjukkan bahwa kita adalah warga negara yang baik, dan bisa menerima hasil dari Pemilu,”

Hal senada juga diungkapkan Kapolres Agara AKBP Rahmad Har Deni Yanto Eko Saputro, SIK. Selain itu dirinya meminta agar warga dapat menerima dan juga menghormati keputusan resmi hasil rekapitulasi Pemilu 2019 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Sebab, lanjutnya, kewajiban warga negara adalah mengikuti pemilu dan menerima hasil dari pemilu tersebut.

“Jadi kami minta seluruh masyarakat bisa menerima dan mengakui hasil perhitungan suara pemilu. Kemudian jangan terprovokasi oleh hal-hal sebagai ajakan untuk tidak menerima hasil pemilu,” sebutnya. (ADITYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *