Kapolres Binjai : Tingkatkan Kordinasi dan Kerjasama Memperkuat Sistem Kamtibmas

BINJAI

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto SH, SIK, MH mengharapkan insan pers dan tokoh lintas agama (toga) di Kota Binjai, agar meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan Polri dalam memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (kam­tibmas) di Kota Binjai.

Hal ini diungkapkan AKBP Nugroho Tri saat meng­gelar halal bihalal de­ngan Kelompok Ker­ja (Pokja) Wartawan Unit Polres Binjai dan para pengurus Fo­rum Koor­dinasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bin­jai, Rabu (12/6) siang.

Mantan Danyon A Pelopor Brimob Sumut ini mengharapkan para insan pers dan tokoh lintas agama di Kota Binjai, untuk turut andil dalam menyerukan pesan perdamaian kepada masyarakat, sehubungan akan dimulainya Sidang Perse­lisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), pada 14 Juni mendatang.

“Jadi, selain dalam silatu­rahmi, tujuan pokok perte­muan ini, untuk memperkuat hubungan kemitraan dan ko­mitmen bersama untuk men­ciptakan Kota Binjai yang kondusif,” ungkapnya, di­dampingi Wakapolres Binjai, Kompol Hamdan.

Diakui perwira yang akrab disapa Nugie ini, pers dan tokoh lintas agama memiliki peran vital dalam mem­bantu tugas pemerintah, khususnya Polri, dalam membangun se­mangat persatuan dan kesa­tuan bangsa, serta mencegah terjadinya situasi kritis terha­dap kondisi keamanan dan kedaulatan negara.

Pers dan tokoh lintas agama juga dituntut mampu mendu­kung kinerja Polri dalam upa­ya pencegahan atas meluasnya isu-isu negatif di tengah ma­syarakat, serta menjadi ta­meng terhadap kemungkinan penyebaran berita hoak, fit­nah, provokasi, dan hal negatif lain dari media sosial.

“Terima kasih kepada para pers dan tokoh lintas agama di Kota Binjai, karena selama ini telah mampu bekerjasama op­timal dengan Polri. Mari kita bersama membangun sema­ngat dan komitmen mewujud­kan Kota Binjai yang aman, damai, dan kondusif,” kata Nugroho.

Sementara itu Wakil Ketua PWI Kota Binjai, Irvan Purba, didam­pingi Sekretaris Pokja Warta­wan Unit Polres Binjai, Dedi Anora mengaku, pihaknya dan rekan-rekan pers lainnya siap membantu dan mendu­kung tugas dan pelaksanaan program Polri dalam upaya mewujudlan Kota Binjai yang kondusif.

Menurutnya Pers juga memiliki tugas dan tanggungjawab dalam mentransformasi kan pesan kamtibmas Polri kepada pub­lik, serta mengedukasi masya­rakat dalam membangun dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran menjaga ke­amanan negara.

Hanya saja menurutnya, Polri harus pula mampu memberikan ruang yang cu­kup kepada pers dalam men­jalankan tugas-tugas jurna­listiknya, serta senantiasa menghormati independensi dan fungsi pengawasan oleh media massa.

“Bagaimanpun situasi di suatu daerah, pers, ma­sya­rakat, dan pemerintah, me­mang harus saling dukung dan saling melengkapi. Sehingga segala program dan kebijakan pembangunan yang ber­man­faat bagi masyarakat dapat terwujud dengan baik,” ujar Irvan.

Komitmen serupa dalam mendukung tugas Polri mewujudkan Kota Binjai yang aman, damai, dan kondusif juga diungkapakan perwa­kilan FKUB Kota Binjai, Pendeta JQ Padang. Pihaknya bahkan mengecam keras aksi perusakan karpet pada dua masjid di Kota Binjai, belum lama ini.

Demi mendukung komit­men itu, FKUB Kota Binjai bertekad memperkuat sema­ngat persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antar umat be­ragama di Kota Binjai, dengan mengotimalkan komunikasi lintas tokoh agama dan sosi­alisasi kepada maayarakat.

“Kami juga memiliki tugas dan tanggungjawab yang be­sar dalam menjaga Kota Binjai tetap aman, damai, dan kon­dusif. Sebab jika sampai terja­di kerusuhan di Kota Binjai, akan sulit kita semua untuk memperbaikinya,” kata Pa­dang.

Sebagai upaya mencegah terjadinya situasi negatif yang tidak diinginkan, FKUB Kota Binjai siap untuk memperkuat komunikaai dan saling tukar informasi, agar memudahkan Polri dan Pemerintah Kota Binjai mengupayakan pence­gahan dan penindakan hukum. (HeN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *