Wabup Akan Copot Jabatan Camat Yang Pungli Dana Desa.

KUTACANE

Wakil Bupati Aceh Tenggara Bukhari mengaku tidak mengetahui terkait dugaan pungli (pungutan liar) dana desa yang dilakukan beberapa oknum camat.

Hal inilah yang diungkapkan Wakil bupati Agara Bukhari kepada awak media, diruang kerjanya, Jum’at (14/06)

Bukhari menegaskan akan menindak para camat yang melakukan pungli dana desa, karena tidak ada dalam peraturan atau undang-undang berlaku.

“Dana desa dikelola oleh kepala desa untuk masyarakat dan pembangunan desa.” serunya.

Menurut pandangan pribadinya, para camat yang melakukan pungli adalah orang-orang yang haus akan kekayaan, sehingga melakukan tindak gratifikasi.

Untuk itu, Bukhari berjanji akan segera menindak tegas para oknum camat yang melakukan pungli terhadap dana desa.

“Kepada setiap camat yang berani melakukan pungli tersebutharus bersedia menerima konsekuensi dari tindakan nya masing-masing, akan kita copot dari jabatannya,” ujarnya mengakhiri

Sebelumnya beberapa oknum camat di kabupaten Aceh Tenggara diduga pungli (pungutan liar) terhadap dana desa yang berasal langsung dari APBN.

Sesuai informasi yang diterima awak media, beberapa kecamatan melakukan pungli sebesar Rp 2 hingga 5 juta setiap desa yang melakukan penarikan dana desa. (DiKA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *