Personel Satpol PP Membludak, Gaji Tak Manusiawi

KUTACANE

Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Tenggara lebihi kuota yang tercanang di Daftar Perencanaan Anggaran (DPA).
Total keseluruhan personel satpol PP di Agara ialah sebanyak 520 orang, sedangkan di DPA hanya terdaftar sebanyak 250 saja dan berdasarkan pengumunan perekrutan yang diterima ialah sebanyak 350 orang

Kepala Satuan Polisi Pamong Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasat Pol PP dan WH) Kabupaten Aceh Tenggara Rahmad Fadli, S.STP saat dikonfirmasi oleh suara kita diruang kerjanya pada Kamis (20/6) menyebutkan bahwa tambahan personel tersebut merupakan perintah dari Pimpinan Daerah untuk menambah kuota personel.

Lanjutnya, dari daftar perencanaan anggaran yang direncanakan oleh Pemkab Agara hanya menganggarkan dana untuk 250 orang personel saja. Dari total 520 personel tersebut ada 8 personel perempuan.

Hal ini berakibat buruk dalam pembagian gaji atau honor mereaka. Sebelumnya, sudah diatur dalam DPA tiap personel digaji sebesar 1,4 juta rupiah perbulan.

Dikarenakan adanya pembengkakan personel jadi tiap-tiap personel hanya digaji 850 ribu rupiah saja perbulannya.
Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang mana telah diatur oleh Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) Nomor 67 tahun 2017. Dalam Pergub tersebut telah ditetapkan UMP Aceh sebesar 2,7 juta rupiah perbulan.

Disisi lain, perlakuan ini sudah melanggar Undang-Undang 1945 pasal 28D ayat 2 Disebutkan “setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil”. Dilihat dari segi tersebut, gaji personel satpol PP di Agara tidak lah manusiawi. (DIKA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *