RSUD Sahudin Tak Mampu Tangani, Kaki Putri Terancam Putus

KUTACANE

Putri, seorang gadis berumur 9 tahun mengalami infeksi tetanus dibagian telapak kaki kirinya. Tiga kali sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane Aceh Tenggara namun tidak memberikan kesembuhan.

Putri yang tinggal bersama neneknya di Desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan itu sudah bertahun-tahun mengalami penyakit yang dideritanya.

Sementara Ayah Putri yang seorang pekerja serabutan mengaku tidak tau harus berbuat apa.

“kita tidak punya biaya untuk berobat keluar kota, karena ekonomi kita orang miskin” ujar Toni, Ayah Putri saat menceritakan keluh kesahnya kepada Suara Kita pada Jumat (21/06).

Ia mengaku sudah tiga kali dibawa ke RSUD Sahudin Kutacane dan melakukan operasi bedah kulit telapak kaki Putri namun tidak membuahkan hasil apapun. Bahkan pihak Rumah sakit sebut bahwa kaki Putri harus diamputasi.

Putri yang masih duduk di bangku kelas 3 SDN 2 Kutacane itu terpaksa menahan sakit yang ia derita selama bertahun-tahun lamanya tanpa ada kepastian kapan akan sembuh di rumah Neneknya di Desa Pulonas Baru.

Pihak Rumah Sakit menyebutkan kepada keluarga Putri bahwa RSUD H. Sahudin tidak mampu lagi menangani penyakit Infeksi Tetanus pada telapak kakinya dan segera harus dirujuk ke RSU yang lebih memadai dari segi tenaga dokter dan peralatannya yaitu ke RSU Adam Malik Medan.

Namun, keluarga Putri menolak karena kekurangan biaya untuk membawa putri ke Medan sehingga pihak keluarga terpaksa menunda pengobatan Putri. (DIKA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *