Mantan Bupati Agara : “Jangan Gerogoti Dana Desa.”

KUTACANE.

Dana Desa di 385 desa yang ada di Aceh Tenggara diterpa banyak persolaan. Salah satunya ialah mengenai pengajuan dana desa yang seharusnya melalui beberapa tahapan untuk melengkapi syarat agar bisa menarik dana desa.

Kuat dugaan banyak permainan dalam hal pengajuan dana desa, seperti ditiap-tiap kecamatan dan instansi terkait.

Martin Desky selaku mantan PJ Bupati Aceh Tenggara Tahun 2006 mengaku prihatin dengan sistem pengajuan yang ada di Kecamatan.

Didalam verifikasi pengajuan berkas-berkas dana desa yang ditujukan ke Kecamatan harus di beri pelicin kepada pihak kecamatan dengan kisaran nilai jutaan rupiah.

Hal tersebut diyakini Martin disebabkan oleh buruknya tata kelola sistem pemerintahan dan pengawasan di Agara ini. Sebutnya kepada Suara Kita pada Rabu (3/7) saat ditemui di Cafe Gemuruh Kutacane.

“Hal ini sudah menjadi rahasia umum. Dana desa seharusnya menjadi peningkatan mutu kualitas ekonomi masyarakat pedesaan bukan untuk digerogoti oleh pihak-pihak yang sewenang-wenangnya saja” ujar Martin.

Selain bermain di pihak kecamatan, Pengajuan dana desa juga ikut dimainkan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (BPKKD) Agara.

Menurut Martin jika pihak desa tidak memberikan fee cuma-Cuma ke instansi tersebut maka akan dipersulit proses pencairan dana desa tersebut.

Banyaknya dana desa yang didapat namun berbanding terbalik dengan ekonomi masyarakat desa.

Padahal tiap desa mendapatkan 700 hingga 900 juta rupiah setiap tahunnya akan tetapi angka kemiskinan masih terus meningkat di Kabupaten Aceh Tenggara ini.

Martin berharap agar pihak Pemerintah menindak tegas pihak-pihak yang menggrogoti dana desa tersebut.

Menurutnya dana desa bukan hanya sekedar untuk membangun infrastruktur desa saja melainkan juga bisa digunakan untuk pemberdayaan ekonomi desa. Ia berharap agar pemerintah desa dengan bijaksana menggunakan dana desa tersebut demi kemashlahatan desanya. (Aditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *