Pembinaan Keluarga Sejahtera Pertama di Indonesia

BINJAI

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Binjai, Hj Lisa Andriani Idaham, saat mengunjungi Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) didamping Ketua GOPTKI, Nani Timbas, jajaran SKPD, tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Temazaro Zega, Sekretaris Perwakilan BBKBN Sumut, Yusrizal Batubara, Kakesdam Parida Anif Sutan Bangun, dan tamu undangan lainnya, pada kegiatan TNI-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Sumatra Utara, Kamis (18/7)

Hj Lisa menerangkan Pemerintah Kota Binjai memiliki satu program pernikahan yang pertama di Indonesia, dimana setiap calon pengantin (catin) diwajibkan mengikuti pembinaan keluarga sejahtera, yang mengharuskan mengikuti beberapa rangkaian pemeriksaan untuk mendapatkan kartu NA.

Adapun rangkain pemeriksaan tersebut antara lain, catin harus menjalani tes urine untuk mengetahui bahwa catin terbebas dari penyalahgunaan narkoba, mengikuti penyuluhan pra pernikahan. Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan keluarga yang baik agar terlahir generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Alhamdulillah program ini telah berjalan, dan hasilnya telah terbukti membawa dampak yang positif. Tentunya orangtua menginginkan anaknya mendapatkan suami yang mampu  menjadi pemimpin dalam keluarganya, dengan terbebas dari narkoba, karena salah satu faktor meningkatnya perceraian diakibatkan oleh suami yang tidak bertanggung jawab karena telah menjadi pemakai narkoba, dengan begitu secara otomatis akan mengurangi tingkat perceraian, “jelas Lisa.

Perwakilan Pangdam I/Bukit Barisan, Letkol Bayu Wahyu, saat menghadiri kegiatan TNI-KKBPK-Kesehatan tingkat Provinsi Sumatra Utara, di Kampung KB Limau Sundai.

Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk ikut mendukung dan mensukseskan program pemerintah tentang Keluarga Berencana.

“Diperkirakan tahun 2030 mendatang terjadi ledakan penduduk yang tidak dapat terbendung. Maka mulai saat ini program KB harus benar-benar dijalankan, sehingga Indonesia tidak terkena dampak peningkatan penduduk. Ayo sama-sama kita sukseksan program KB,” pintanya.

Letkol Bayu Wahyu juga bersedia menjadi saksi mata atas keberhasilan kampung KB di Kota Binjai.

“Saya menjadi saksi mata atas keberhasilan kampung KB yang secara langsung saya saksikan dan telah saya kunjungi hari ini,” tegasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Temazaro Zega, mengungkapkan program pembangunan yang diterapkan oleh Pemko Binjai merupakan pembangunan nyata yang dapat di contoh oleh kabupaten/kota lain yang ada di Sumut khususnya, dan Indonesia umumnya.

Hal itu dibuktikan dengan Walikota Binjai, HM Idaham telah berhasil menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan, dan Ketua TP PKK berhasil meraih penghargaan Manggala Karya Kencana.

“Saya ambil contoh satu program pembinaan keluarga sejahtera merupakan satu-satunya program yang ada di Indonesia, masyarakat Binjai pantas berbangga atas keberhasilan tersebut, dan tentunya harus didukung, “ucapnya.

Dikesempatan itu para tamu undangan diajak melihat sosialisasi calon pengantin, berkunjung ke kampung KB, meninjau pelayanan KB dan IVA test, pelayanan kesehatan, melihat pameran kelompok UPPKS, serta meninjau pembuatan manisan. (HeN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *