Sekdako Binjai Buka Wasrikgakum SIU dan JSN

BINJAI

Tim Terpadu Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penegakan Hukum (Wasrikgakum) surat izin usaha (SIU) dan jaminan sosial nasional (JSN) menggelar persiapan inspeksi ke seluruh perusahaan dan sektor usaha di Kota Binjai.

Kegiatan persiapan inspeksi itu dipimpin langsung Sekdako Binjai M Mahfullah P Daulay S.STP, MAP selaku Ketua Tim Terpadu Wasrikgakum SIU dan JSN, bertempat di Aula Lantai V RSU Sylvani Kota Binjai, Kamis (18/07/2019).

Sekdako Binjai M Mahfullah Daulay SSTP, MAP mengatakan kegiatan ini bertujuan sebagai launching pelaksanaan yustisi pemeriksaan bagi seluruh pelaku usaha di Kota Binjai terhadap kelengkapan izin dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Ini juga menyikapi kebakaran gudang pabrik mancis di Kabupaten Langkat. Banyak penyimpangan di perusahaan itu. Khususnya kewajiban perusahaan dalam memberikan hak karyawan, yakni hak jaminan sosial, ” katanya.

Pria yang akrab disapa ” Ipung” tersebut menjelaskan di Binjai sudah di bentuk satgas kepatuhan. Bentuk tim yustisi, gabungan kantor perizinan, Dinas naker, satpol PP, BPJS kesehatan, BPJS TK, Polres Binjai, Kejari dan kodim 0203/Lkt.

“Tim akan melakukan pemeriksaan izin usaha (legalitas), hak jaminan sosial bagi tenaga kerja, dan kesehatan. Intinya para pekerja terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, ” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada para pelaku usaha untuk kooperatif dan bersiap. Sebab tim kita akan terjun ke lapangan sebagai upaya sinkronisasi dan penyuluhan terkait regulasi izin usaha dan ketenagakerjaan.

“Jika ditemukan perusahan yang tidak ada izin usaha dan JSN, tidak langsung diberikan sangsi. Kita akan membantu pelaku usaha dalam proses melengkapi izin dan ketentuan yang ada.” bebernya

Sementara itu Kepala BPJS Tenaga kerja Haris Sabri Sinar mengatakan sesuai target, tim akan melakukan pemeriksaan 300 perusahaan dalam tempo sebulan.

“Hari ini kita melakukan sidak berbagai tempat usaha, senin sampai dengan kamis kita melakukan sidak, Jum’at kita laporkan kepada Walikota Binjai, ” katanya.

Menurutnya, ketika ada badan usaha yang belum mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, tim Wasrikgakum akan melakukan jemput bola dan akan membuat berita acara.

“Hasil sidak hari ini, sebagian perusahaan belum melengkapi persyaratan. Namun mereka berjanji akan segera mendaftar karyawannya. Ini kami lakukan belajar dari pengalaman kebakaran pabrik korek mancis,” tandasnya.

Turut hadir pada saat itu Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto, SH, Kepala kantor BPJS Tenaga Kerja Binjai, TM Haris Sabri Sinar, Kepala kantor BPJS Kesehatan Binjai Thomas Hamonangan, Kadis Naker Perindag Tobertina Sitepu, Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Sumatera Utara, Yunus Siregar, Kasi Datun Kejari Binjai, Nuni Sundari, Pasi Pers Kodim 0203/LKT, Kapten Inf Saut Hutabalian, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Binjai, Iptu Dedi S, dan Direktur RSU Sylvani dr Dovi Sitepu. (HeN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *