Rehabilitasi Sekolah SD SMP di Agara Terindikasi Bermasalah

KUTACANE

Rehabilitasi ruang belajar sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Aceh Tenggara terindikasi sarat akan masalah. Pasalnya, sejumlah bahan alat perehaban seperti kayu dan seng raib.

Hal ini berdasarkan dari temuan Suara Kita dilapangan yang mendatangi beberapa sekolah yang ada di Aceh Tenggara pada Senin (2/9).

Menurut pantauan Suara Kita, banyaknya material yang digunakan untuk perehaban tersebut adalah barang lama.

Sedangkan didalam RAB yang tertera untuk materialnya adalah bahan yang masih baru, namun pengerjaan dilapangan menggunakan kayu bekas pakai yang sudah dipakai oleh sekolah.

Habibi, selaku Kabid kepada Suara Kita bahwa program rehabilitasi tersebut berada di sebanyak 23 titik Sekolah tingkat Dasar dan 9 titik sekolah tingkat menengah pertama yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara. Sebut Habibi saat dijumpai di ruangan kerjanya.

Menurut keterangan Habibi, bahwa material seperti seng yang diganti hanya yang sudah tidak layak pakai dan sudah mengalami kebocoran begitu pula material kayu yang sudah rapuh diganti. Ia melanjutkan bahwa program kegiatan rehabilitasi sekolah tingkat SD dan SMP ini berasal dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2019 dengan jumlah anggaran yang enggan ia sebutkan.

Namun berdasarkan temuan dilapangan ada beberapa sekolah yang tidak mengganti materialnya, namun menyebutkan secara lisan sudah diganti, diduga hal ini dilakukan demi mendaptkan keuntungan pribadi oleh pihak tertentu.

Bakri Sahputra, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara tidak mengkatifkan nomer HP nya saat Suara Kita mencoba menghubunginya melalui seluler. (Pardi/aditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *