Diduga Tempat Mesum, Kacab JNT Agara Ancam Wartawan.

KUTACANE

Kantor cabang sebuah Perusahaan Pengiriman JNT ekpres yang berada di wilyah Kabupaten Aceh Tenggara menjadi lokasi mesum yang strategis.

Pasalnya tepat pada Minggu (1/9) lalu, warga Desa Mandala Kec Babussalam menggrebek satu pasangan yang tengah berbuat mesum di kantor cabang JNT tersebut.

Setelah itu langsung diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut pengakuan AL, salah satu warga. Ia mengaku resah karena seringnya muda-mudi pegawai JNT tersebut membawa pasangan.

“Nah pas malam itu (1/9) kita para warga langsung menggrebek kantor tersebut sehingga mendapati pasangan yang sedang mesum. Yang laki-laki itu pegawainya JNT”. Ungkap Al kepada Suara Kita pada Selasa (03/09).

Namun ketika hendak dikonfirmasi kekantor cabang JNT Aceh Tenggara salah satu pegawainya menyebutkan bahwasanya kasusnya sudah ditutup. Kemudian datang salah seorang yang mengaku sebagai kepala cabang JNT Agara dengan marah-marah sembari mengancam wartawan.

“Apa masalah? Kasus ini sudah ditutup trus apalagi hak kalian datang-datang kemari?” tanyanya dengan raut wajah ingin baku hantam.

“Jangan main kalian sama kami, jangan kalian berurusan sama kami kena kalian nanti kami buat”. ujar pria yang mengaku namanya Joel Sekedang tersebut.

“Siapa ketua wartawan sini, suruh dia yang datang kemari”. Ujar Joel bengis.

“Permasalahan ini sudah ditutup, sudah diserahkan ke Satpol PP” lanjutnya.
Joel mengaku ia adalah orang pasaran, tidak ada satupun pejabat daerah ini yang tidak kenal dia.

“Tanya saja sama mereka para pejabat tu siapa yang gak kenal sama aku, aku orang Losta Xtrim Agara. Fadly tu kenal dekat dia ma aku tu. Ngapain kasus kecil kekgini kalian konfirmasi”. Ujar Joel dengan penuh rasa sombong dan angkuh.

Kepala Satpol PP dan WH membenarkan kejadian mesum tersebut.

“Iya benar, warga desa Mandala Kecamatan Babussalam yang grebek mereka sedang melakukan mesum setelah itu diserahkan kepada kami selaku pihak yang berwenang”. Ujar Rahmda Fadly S. STP saat dikonfirmasi melalui seluler pada Selasa (3/9).

Namun Rahmad Fadly mengaku sudah memanggil kedua belah pihak keluarga pasangan mesum tersebut dan mereka sepakat menyelesaikannya secara adat.

“Kalau kedua belah pihak setuju menyelesaikannya secara adat ya kita serahkan. Tapi kalo tidak mau maka akan kita proses” pungkas Fadly.

Namun ketika ditanyai mengenai kedekatannya dengan si Joel, lelaki yang kerap disapa Fadly ini mengaku sudah jarang sekali berkumpul dengan Lostam Xtrim Agara

“Karena sibuk ya saya enggak sempat lagi kumpul-kumpul sama mereka” ujarnya sebagai salah satu penggiat tim motor trail itu.

Al sangat menyayangkan keputusan Kasatpol PP tersebut. Karena dasarnya kita berada diwilayah Serambi Aceh yang kuat akan syariat Islamnya.

“Seharusnya didalam agama Islam pelaku yang berbuat mesum atau zina itu dicambuk 100 kali didepan umum. Namun rasanya ini seperti menodai norma-norma kaidah yang ada didalam agama islam”. Sebut Al kepada Suara Kita. (Dika/ Pardi/ Aditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *