PPTK Akui Material Renovasi Sekolah Banyak Raib.

KUTACANE

Terkait pemberitaan banyaknya bahan material bekas seperti seng dan kayu oleh proyek perehaban SD dan SMP di Agara, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara Habibi yang juga sekaligus PPTK kegiatan tersebut mengakui kebenaran banyaknya properti yang raib.

Habibi mengakui hal tersebut kepada Wartawan Suara Kita pada Rabu (4/9). Yang mana program perehaban tersebut terbagi atas 23 titik gedung sekolah SD dan SMP.

Berdasarkan pantauan suara kita dilapangan material bekas pakai seperti kayu dan seng diduga diperjualbelikan oleh pihak tertentu dan mengambil keuntungan pribadi.

“Padahal kita sudah mengingatkan kepada pihak sekolah agar tidak menjual properti bekas pakai tersebut”. Sebut Habibi.

“Apabila terjadi kehilangan atau barang bekas pakai tersebut tidak lagi ada, maka pihak kepala sekolah akan dituntut ganti rugi”. Pungkas Habibi.

Seharusnya bahan material seperti kayu dan seng tersebut sudah direncanakan akan menjadi PAD tambahan bagi daerah namun karena keculasan para kepala sekolah ini terpaksa menggantikannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2019.

Menurut keterangan PPTK bahwa program kegiatan rehabilitasi sekolah tingkat SD dan SMP semua udah kita igatkan kepada kepala swkolah, bahwa seng dan kayu itu tetap di asingkan namun demikian walau barang itu sudah hilang, kepala sekolah harus mengantikan dengan uang untuk dijadikan PAD ini berasal dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2019 .( Aditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *