Pembangunan Gedung IKM Agara Amburadul, Kadis dan PPTK Sulit Dihubungi

Kutacane

Proyek Pembangunan Gedung Produksi Sentra IKM (Industri Kecil Menengah) Kabupaten Aceh Tenggara ditemukan banyak kejanggalan.

Salah satunya kejanggalan yang ditemukan ialah masa pelaksa kontrak yang sudah kadaluwarsa. Bahkan didalam papan proyek yang ditemukan oleh suara kita, penjelasan tentang proyek tersebut amburadul dan semrawut.

Didalam papan proyek tersebut dijelaskan masa pelaksanaan 120 hari kalender dimulai sejak tanggal 26 April 2019 dan selesai pada 23 Agustus 2019 yang lalu. Namun hingga Kamis (05/09) saat suara kita memantau kelapangan proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan 60 persen saja sehingga dicurigai ada banyak kecolongan di proyek tersebut.

Pembangunan gedung tersebut menggunakan anggaran APBK – DAK Kabupaten Aceh Tenggara dengan nilai kontrak sebesar Rp. 889. 544. 000 (Delapan Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah).

CV. Karo Syifa selaku konsultan pengawas dan CV. Sepakat Jaya Mandiri ketika hendak dikonfirmasi oleh beberapa wartawan sangat sulit untuk dihubungi. Bahkan ketika suara kita mencoba konfirmasi melalui seluler malah tidak ada jawaban sama sekali.

Ifan Iskandar, SE. MM selaku Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Tenggara juga tidak menjawab panggilan telepon dari beberapa wartawan.

Bahkan ketika awak media juga sudah mencoba mendatangi kekantornya namun tidak juga mendapatkan hasil konfirmasi karena Ifan sedang berada diluar kota ujar salah satu pegawai instansi tersebut. (Dika/ Pardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *