Rampas HP, Feri Nyaris Dipermak Warga

BINJAI

Seorang pria nyaris diamuk massa di Jalan Tanjung Priuk, Kel.Rambung Dalam Kec. Binjai Selatan, Binjai Sumatera Utara, karena nekat merampas handphone milik seorang pengedara sepeda motor, Kamis (27/2/2020) malam

Akibat kejadian itu, pelaku yang diketahui berinisial FAS als Feri Benget (24) warga Jalan Nenas Kel. Sukaramai, Kec.Binjai Barat tersebut, bonyok dipermak massa.

Beruntung dia terhindar dari maut, usai personil Polsek Binjai Binjai Selatan mengamankannya, kemudian dibawa menuju rumkit, guna mendapat perawatan medis.

Kapolsek Binjai Selatan Kompol Syaiful Bahri melalui Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, menyatakan, peristiwa amuk massa tersebut dipicu aksi pelaku merampas telepon genggam seorang mahasiswi yakni Juni Ruspita
warga Jalan Askela Kel. Pahlawan Kec. Binjai utara.

“Sebelum aksi itu terjadi, korban yang boncengan mengendarai sepeda motor
di Jalan Chandra Kirana Kel.Binjai Estate Kec. Binjai selatan. Namun dia terkejut, saat ada dua orang pelaku mengendarai sepedamotor tidak dikenal merampas telepon genggam dari laci sepeda motornya,” ungkap Siswanto, Jum’at (28/02)

Menyadari itu, spontan korban berteriak meminta tolong dan berupaya menggejar pelaku yang coba melarikan diri ke Jl. KH. Karim dan terus ke Jl. Tanjung Priuk, Kel. Rambung Dalam. Sebaliknya, keributan itu pun memicu reaksi warga untuk bersama-sama melakukan pengejaran.

Malang bagi Feri meski sempat berhasil membawa lari telepon genggam korban, namun upaya pelarian justru dihentikan warga. Sementara rekannya berhasil melarikan diri dengan lompat kesungai.

Setelah ditangkap, pelaku pun menjadi sasaran amuk massa di lokasi kejadian.
Beruntung dia selamat dari maut, setelah beberapa petugas kepolisian dari Sektor Binjai Selatan segera mendatangi lokasi amuk massa guna melakukan langkah pengamanan.

Dengan kondisi wajah dan sekujur tubuh mengalami luka lembam, Feri kemudian dibawa polisi untuk menjalani perawatan medis sebelum akhirnya digelandang ke markas kepolisian Sektor Binjai Selatan

Bersamaan dengan itu, lanjut, Siswanto, perugas juga ikut mengamankan barang bukti telepon genggam milik korban dan sebuah sepeda motor Honda vario warna merah tanpa tanpa plat nomor.

“Pelaku akan dijerat sesuai pasal 365 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.” serunya mengakhiri (HeN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *